DEFINISI, KONSEP, SYARAT JARINGAN KOMPUTER & PEMODELAN LAYER DALAM JARINGAN KOMPUTER

Nama                                          : Kadek Novar Setiawan

NIM                                             : 1504505023

Universitas/Fakultas/Jurusan     :Universitas Udayana/Teknik/Teknologi Informasi

Mata Kuliah                                : Manajemen Jaringan dan Server

Dosen                                        : I Putu Agus Eka Pratama, ST.,MT.

 

1. Difinisi, Konsep, dan Syarat Jaringan Komputer

A. Definisi Jaringan Komputer

Jaringan komputer adalah sekelompok atau sejumlah komputer yang terdiri 2 buah prangkat komputer atau lebih yang saling terhubung yang berkomunikasi satu sama lain dan dapat untuk berbagi informasi, sumber daya, ataupun data yang terdapat di dalam komputer/prangkat dan sebagai prangkat penghubung digunakan media penghubung seperti router, switch, modem, hub.

B. Konsep Jaringan Komputer

Jaringan komputer adalah sekumpulan komputer yang saling terhubung antara satu dengan yang lainya dengan menggunakan media penghubung untuk dapat saling terhubung sehingga dapat saling berbagi data, informasi dan yang lainya. Di dalam jaringan komputer terdapat dua macam jaringan komputer yaitu :

1.Jaringan Komputer Berkabel (Wired Network)

Jaringan komputer berkabel (Wired Network) menggunakan sarana kabel jaringan, untuk kemudian dihubungkan dengan prangkat penghubung berupa Hub maupun Switch. Jaringan yang termasuk jaringan komputer yang menggunakan kabel diantaranya sebagai berikut:

  • LAN (Local Area Network) merupakan jaringan komputer terkecil untuk pemakaian pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang memiliki skala jangkauan mencakup 1 KM hingga 10 K, dalam bentuk koneksi wired (kabel), wireless (nirkabel), maupun kombinasi keduanya.
  • MAN (Metropolitan Area Network) pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar atau jangkauan yang lebih besar yaitu sekitar 10 KM hingga 50 KM. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel. Area jaringan MAN lebih besar dari pada jaringan LAN. Jaringan MAN berguna untuk membangun jaringan di kantor-kantor dalam wilayah satu kota, gedung, pabrik, kampus dan kantor pusat yan masih ada dalam 1 jangkauannya.
  • WAN (Wide Area Network) merupakan jaringan komputer yang lebih luas dari MAN. WAN merupakan bentuk LAN dalam cakupan geografis yang lebih luas, sering kali mencakup daerah, negara, bahkan benua. Suatu WAN terdiri dari sejumlah node penghubung yang berfungsi menghubungkan antara LAN yang satu dengan yang lainnya. WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna dan komputer di lokasi yang lain.

2. Jaringan Komputer Tanpa Kabel

Jaringan Komputer Tanpa Kabel (Wireless Network) merupakan jenis jaringan komputer yang memanfaatkan sinyal elektomagnetis atau menggunakan media transmisi data tanpa menggunakan kabel. Media yang digunakan seperti gelombang radio, inframerah, bluetooth, dan microwave. Wireless bisa difungsikan kedalam jaringan LAN, MAN, maupun WAN. Wireless ditujukan untuk kebutuhan mobilitas yang tinggi.

C. Syarat – Syarat Jaringan Komputer

Berdasarkan definisi mengenai jaringan komputer, maka untuk dapat disebut sebagai sebuah jaringan komputer, terdapat syarat yang harus dipenuhi diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Minimal terdapat dua buah perangkat/komputer yang terhubung. Hubungan ini dapat menggunakan sarana kabel (wired) maupun nirkabel (wireless).
  2. Terdapat pengguna di dalamnya yang berinteraksi dengan pengguna lainnya maupun terhadap layanan dan penyedia layanan. Pengguna sangat diperlukan dalam membentuk suatu jaringan komputer, karena pengguna yang akan mengoperasikannya.
  3. Terdapat data yang dipertukaran di dalamnya. Selain data juga terdapat konten maupun informasi (hasil pengolahan data).
  4. Terdapatnya pemakaian secara bersama-sama (sharing) terhadap perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software).

 

2. Pemodelan Layer didalam Jaringan Komputer : OSI 7 Layer, TCP/IP 4 Layer, TCP/IP 5 Layer (Versi Forouzan, terbaru) Berserta Protokolnya

A. OSI Layer

OSI adalah standar komunikasi yang diterapkan di dalam jaringan komputer. Standar itulah yang menyebabkan seluruh alat komunikasi dapat saling berkomunikasi melalui jaringan. Model referensi OSI (Open System Interconnection) menggambarkan bagaimana informasi dari suatu software aplikasi di sebuah komputer berpindah melewati sebuah media jaringan ke suatu software aplikasi di komputer lain. Berikut layer-layer pada OSI layer :

  • Physical Layer

Physical layer (layer fisik) merupakan layer yang berada di lapisan pertama (bawah) pada pemodelan layer OSI. Dalam Physical layer,paket data disebut dengan bit. Beberapa fungsi dari Physical layer antara lain sebagai berikut.

  • Sebagai media transmisi jaringan secara fisik melalui kabel jaringan (wired).
  • Ikut menentukan didalam proses pengabelan (missal dengan RG45).
  • Ikut menetukan didalam topologi jaringan, baik dengan Topologi Bus, Ring, Star.
  • Membantu didalam proses pensinyalan.
  • Membantu didalam proses sinkronisasi bit data.

Protokol yang digunakan : Tidak mempunyai protokol yan spesifik di layer ini, bertanggung jawab atas proses data menjadi bit dan mentransfernya melalui media, seperti kabel, dan menjaga koneksi fisik antar sistem, pada layer ini hanya mengirimkan bit bit data.

  • Data Link Layer

Data link layer merupakan layer yang mengatur pengiriman data dari interface yang berbeda, menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Beberapa fungsi dari  antara Data Link Layer lain sebagai berikut.

  • Membantu didalam melakukan koreksi kesalahan terhadap aliran paket data (Error Control).
  • Membantu didalam melakukan control terhadap aliran paket data (Flow Control).
  • Menentukan operasi dari perangkat-perangkat keras (hardware) penghubung jaringan, yang meliputi hub, switch, dan router.
  • Ikut serta menentukan pengelamatan perangkat keras dengan bantuan protokol ARP (Address Resolution Protocol) dan MAC (Media Access Control) Address.

 Protokol yang digunakan :

  • PPP (Point to Point Protocol) Protokol yang digunakan untuk point to point pada suatu jaringan.
  • SLIP (Serial Line Internet Protocol) Protokol yang digunakan untuk menyambung serial.

 

  • Network Layer

Network layer merupakan layer yang mendefinisikan pengiriman data dari ujung ke ujung dan melakukan pengalamatan dalam melakukan pengiriman data serta mendefinisikan jalur, mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket. Beberapa fungsi Network layer antara lain sebagai berikut.

  • Membantu didalam mendefinisikan alamat komputer didalam jaringan melalui tatap muka sistem operasi dan aplikasi.
  • Membantu didalam pembuatan header dari paket data (Packet Header).
  • Terlibat didalam proses Routing.

Protokol yang digunakan :

  • ICMP (Internet Control Message Protocol) mekanisme yang digunakan oleh sejumlah host untuk mengirim notifikasi datagram yang mengalami masalah pada hostnya.
  • IP (Internetworking Protocol) Mekanisme transmisi yang digunakan untuk menstransportasikan data dalam-dalam paket yang disebut datagram.
  • ARP (Address Resulotion Protocol) Protokol yang digunakan untuk mengetahui alamat IP berdasarkan alamat fisik dari sebuah komputer.
  • RARP (Reverse Address Resulotion Protocol)Protokol yang digunakan untuk mengetahui alamat fisik melalui IP komputer.
  • IGMP (Internet Group Message Protocol)

Protokol yang digunakan untuk memberi fasilitas message yang simultan kepada group penerima.

  • Transport Layer

Transport Layer merupakan layer yang memecah data ke dalam paket-paket data, bisa memilih protokol yang mendukung error recovery atau tidak serta melakukan multiplexing terhadap data yang datang lalu mengurutkan data yang datang jika tidak beraturan. Beberapa fungsi Transport Layer antara lain sebagai berikut.

  • Untuk memecah paket data ke dalam beberapa buah unit paket data.
  • Memberikan penomoran untuk setiap pecahan paket data.
  • Membantu didalam proses datagram paket data, terkait dengan pemecahan paket data menjadi unit-unit terkecil, pembungkusan pecahan paket data (Encapsulation), dan pembukaan bungkusan paket data (Decapsulation).

Protokol yang digunakan :

  • UDP (User Datagram Protocol) Protokol connectionless dan proses-to-procces yang hanya menambahkan alamat port, cheksum error control dan panjang informasi data pada layer di atasnya.
  • TCP (Trasmission Control Protocol) Protokol yang menyediakan layanan penuh lapisan transport untuk aplikasi.

  • Session Layer

Session layer merupakan layer yang mendefinisikan bagaimana memulai, mengontrol dan mengakhiri suatu percakapan. Beberapa fungsi Session layer antara lain sebagai berikut.

  • Melakukan proses pendefinisian dan pembuatan koneksi.
  • Melakukan pemeliharaan koneksi.
  • Melakukan penghancuran koneksi (destroy).

Protokol yang digunakan :

  • SPDU (Session Protokol Data unit) Berfungsi mendukung hubungan antara dua session service user.
  • ADSP (AppleTalk Data Stream Protocol), Berfungsi protokol ini memantau aliran datadiantara dua komputer dan untuk memeriksa aliran data tersebut tidak terputus.
  • NETBIOS, Berfungsi sebagai penyiaran pesan maksud nya memungkinkan user mengirim pesan tunggal secara serempak ke komputer lain yang terkoneksi.
  • NETBEUI (NETBIOS Extended User Interface), Berfungsi sama dengat NETBIOS hanya sedikit di kembangkan lagi dengan menambahkan fungsi yang memungkinkan bekerja dengan beragam perangkat keras dan perangkat lunak.
  • PAP (Printer Access Protocol), Berfungsi printer Postscript untuk akses pada jaringan AppleTalk dan untuk mengendalikan bagaimana pola komunikasi antar node.
  • RCP

  • Presentation Layer

Presentation layer merupakan layer yang mendefinisikan format data. fungsi Presentation layer untuk menerjemahkan data yang ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan oleh jaringan komputer.

Protokol yang digunakan :

  • SMTP (Simple Mail Transfer Protocol), Salah satu protokol yang biasa digunakan dalam pengiriman e-mail di internet atau untuk mengirimkan data dari komputer pengirim e-mail ke server e-mail penerima.
  • TELNET, Protokol yang digunakan untuk akses remote masuk ke suatu host, data berjalan secara lain teks.
  • SNMP (Simple Network Management Protocol), Protokol yang digunakan dalam suatu manajemen jaringan.

 

  • Application Layer

Application layer merupakan layer yang melayani komunikasi pada suatu aplikasi. Beberapa fungsi Application layer antara lain sebagai berikut.

  • Mendefinisikan spesifikasi aplikasi untuk dapat berkomunikasi didalam jaringan komputer.
  • Sebagai alamat didalam pengaksesan jaringan.

Protokol yang digunakan :

  • NNTP (Network News Transfer Protocol). Protokol yang digunakan untuk menerima dan mengirim newsgroup.
  • MIME (Multipurpose Internet Mail Exension). Protokol yang digunakan untuk mengirim file binary dalam bentuk teks.
  • DNS (Domain Name System). Protokol yang digunakkan untuk memberikan suatu nama domain pada sebuah alamat IP agar lebih mudah diingat.
  • FTP (File Transfer Protokol). Protokol internet yang berjalam dalam layer aplikasi yang merupakan standar untuk mentransfer file komputer antar mesin-mesin dalam sebuat jaringan internet.
  • HTTP (Hyper Text Transfer Protocol ). Protokol yang dipergunakan untuk mentransfer dokumen dan web dalam sebuah web browser, melalui www. HTTP juga merupakan protokol yang meminta dan menjawab antar klien dan server.
  • NFS (Network File system). Jaringan protokol yang memungkinkan pengguna di klien komputer untuk menngakses file melalui jaringan dengan cara yang sama dengan bagaiman penyimpanan lokal yang diaksesnya.
  • POP3 (Post Office Protocol). Protokol yang digunakan untuk mengambil mail dari suatu mail transfer agent yang akhirnya mail tersebut akan di dowbload kedalam jaringan local.
  • SMB (Server Messange Block). Protokol yang digunakan untuk mentransfer server-server file ke DOS dan Windows.
  • DHCP (Dynamic Configuration Protocol). Layanan yang memberikan no IP kepada komputer yang meminta nya secara otomatis.

 B. TCP/IP 4 Layer (Versi Umum)

Pemodelan layer TCP/IP menggunakan konsep paket protocol yang memiliki empat buah subprotokol diantaranya sebagai berikut:

  1. Link layer (data link/Network Access), merupakan layer terbawah pada pemodelan layer TCP/IP. Berfungsi untuk menjelaskan protokol yang digunakan pada topologi jaringan, interface yang digunakan, flow control dan sebagainya.
  2. Internet layer, yaitu layer dilapis kedua (diatas Link Layer/Data Link) yang berfungsi untuk pergantian datagram pada jaringan. Layer ini menyediakan interface jaringan yang seragam, dengan menyembunyikan topologi yang digunakan.
  3. Transport layer, yaitu layer di lapis ketiga (di atas Internet Layer) yang berfungsi untuk menyediakan konektivitas antarproses (end to end service), chanel pergantian data untuk aplikasi, dengan menggunakann protokol TCP (untuk connection oriented) dan UDP (untuk connectionless).
  4. Application layer, yaitu layer di lapis teratas yang berfungsi untuk komunikasi data antar aplikasi dan komputer (peer). Beberapa protokol jaringan berjalan d layer ini, antara lain SMTP, HTTP, FTP.

 

 C. TCP/IP 5 layer (Versi Forouzan)

Pada pemodelan layer TCP/IP versi Forouzan terdapat penambahan satu buah layer, yaitu sebagi berikut:

  1. Physical layer, merupakan lapisan terbawah dan berkaitan erat dengan koneksi wired(kabel) pada jaringan komputer.
  2. Data link layer, memiliki definisi dan fungsionalitas yang sama dengan Data Link pada pemodelan TCP/IP versi umum, yang telah dibahas di atas.
  3. Network layer, memiliki fungsionalitas yang sama dengan versi umumnya yaitu merupakan layer terbawah pada pemodelan layer TCP/IP. Berfungsi untuk menjelaskan protokol yang digunakan pada tipologi jaringan, interface yang digunakan, flow controldan sebagainya.
  4. Transport layer, memiliki fungsionalitas yang sama dengan versi umumnya yaitu, layer di lapis ketiga (di atas Internet Layer) yang berfungsi untuk menyediakan konektivitas antarproses (end to end service), chanel pergantian data untuk aplikasi, dengan menggunakann protocol TCP (untuk connection oriented) dan UDP (untuk connectionless).
  5. Application layer, memiliki fungsionalitas yang sama dengan versi umumnya yaitu, layer di lapis teratas yang berfungsi untuk komunikasi data antar aplikasi dan komputer (peer). Beberapa protocol jaringan berjalan di layer ini, antara lain SMTP, HTTP, FTP.

 

Referensi :

Eka Pratama, I Putu Agus. Handbook Jaringan Komputer. Informatika. Bandung 2014.

http://dhoto.lecturer.pens.ac.id/publications/book/2014/Dhoto-JaringanKomputer1.pdf Diakses pada tanggal, 12 September 2016

https://www.researchgate.net/publication/276207855_Modul_Mata_Kuliah_Jaringan_Komputer_-_Uin_Jogja Diakses pada tanggal, 12 September 2016.

http://www.slideshare.net/zandzu/paper-amyzu Diakses pada tanggal, 12 September 2016

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s