Contoh Karya Tulis Ilmiah

Kali ini saya akan mengeshare sebuah  karya tulis ilmiah yang saya buat pada saat SMA, semoga karya tulis ini bermanfaat 🙂

MEMAKNAI NILAI KEBERSAMAAN DAN NILAI SENI SEBAGAI FAKTOR PENINGKAT KREATIFITAS MASYARAKAT DALAM MENYAMBUT HARI RAYA NYEPI DI DESA MUNGGU

BAB I

PENDAHULUAN

  • Latar Belakang

           Hari raya Nyepi dalam agama Hindu merupakan hari raya besar yang dilaksanakan setiap Tilem Sasih Kesanga. Hari raya Nyepi adalah suatu proses menyucikan kembali Bhuana Agung  (alam semesta) dan Bhuana Alit (tubuh manusia) atau alam semesta beserta isinya (macrocosmos dan microcosmos) ke dalam suatu keadaan titik/masa, sepi, sunyi, hening, dan senyap. Pada hakekatnya Penyucian Bhuana Agung dan Bhuana Alit untuk mewujudkan kesejahteraan dan kebahagiaan lahir batin (jagadhita dan moksa), terbinanya kehidupan yang berlandaskan satyam (kebenaran), siwam (kesucian), dan sundaram (keharmonisan/ keindahan).

      Dalam menyambut hari raya Nyepi nilai yang mendominasi adalah nilai kebersamaan dan nilai seni. Nilai ini bagi orang awam sudah sangat familiar, hal ini dikarena dalam prakteknya nilai ini sangat sering dilakukan, contohnya saat menyungsung Ida Bhatara/Pratima – pratima untuk disucikan di pantai. Akan tetapi makna yang terkandung dalam nilai ini masih kurang dipahami oleh masyarakat. Pada dasarnya makna nilai ini ada dalam kehidupan sehari – hari masyarakat Bali dan khususnya masyarakat Desa Munggu. Masyarakat Desa Munggu selama ini sudah melaksanakan makna dari nilai ini, dimana ini dibuktikan dari penyelenggaraan rangkaian hari raya Nyepi yang sudah dilakukan dari tahun ke tahun. Semua rangkaian yang ada didominasi oleh nilai kebersamaan dan nilai seni. Akan tetapi masyarakat tidak mengetahui arti sesungguhnya nilai kebersamaan dan nilai seni, kemudian menyebabkan kegiatan yang dilakukan masyarakat tidak dapat maksimal. Contoh seperti pembuatan ogoh – ogoh, jika pembuatan ogoh – ogoh itu dilakukan hanya oleh satu orang, maka hasil yang didapat tidak akan maksimal/tidak seperti yang diinginkan, tetapi berbeda dengan orang yang melakukan pembuatan ogoh – ogoh secara bersama – sama, yang hasilnya akan lebih maksimal dan bisa dirasakan/dinikmati setelah selesai pembuatan ogoh – ogoh tersebut.

     Salah satu penyelesaian dalam permasalahan ini adalah dengan mengetahui terlebih dahulu arti, dan makna dari nilai kebersamaan dan nilai seni. Dengan mengetahui semua itu, niscaya yang kita lakukan akan lebih bermakna dan hasilnya lebih maksimal.

     Dengan latar belakang di atas penulis mengangkat sebuah judul “Memaknai Nilai Kebersamaan dan Nilai Seni Sebagai Faktor Peningkat Kreatifitas Masyarakat dalam Menyambut Hari Raya Nyepi di Desa Munggu “.

  • Rumusan Masalah

Dari latar belakang di atas penulis menarik permasalah, antara lain sebagai berikut.

  • Apakah maksud dari kebersamaan dan seni ?
  • Bagaimanakah makna dari nilai kebersamaan dan nilai seni ?
  • Bagaimanakah cara masyarakat memaknai nilai kebersamaan dan nilai seni dalam menyambut hari raya Nyepi di Desa Munggu?
  • Bagaimanakah fungsi nilai kebersamaan dan nilai seni sebagai faktor peningkat kreatifitas masyarakat dalam menyambut hari raya Nyepi di Desa Munggu?
  • Tujuan Penulisan

Dari rumusan masalah di atas penulis memperoleh tujuan, diantaranya tujuan umum dan tujuan khusus. Tujuan tersebut antara lain.

  • Tujuan Umum

Tujuan umum penelitian ini adalah untuk dapat memaknai nilai kebersamaan dan nilai seni sebagai faktor peningkat kreatifitas masyarakat dalam menyambut hari raya nyepi di Desa Munggu.

  • Tujuan Khusus
  • Untuk dapat mengetahui maksud dari kebersamaan dan seni.
  • Untuk dapat mengetahui makna dari nilai kebersamaan dan nilai seni.
  • Untuk dapat mengetahui cara masyarakat memaknai nilai kebersamaan dan nilai seni dalam menyambut hari raya Nyepi di Desa Munggu.
  • Untuk dapat mengetahui fungsi nilai kebersamaan dan nilai seni sebagai faktor peningkat kreatifitas masyarakat dalam menyambut hari raya Nyepi di Desa Munggu.

 

  • Manfaat Penulisan
    • Manfaat Akademis

Manfaat akademis dari karya ilmiah ini adalah sebagai sumbangan ilmu pengetahuan dan referensi bagi pembaca yang membutuhkan informasi mengenai memaknai nilai kebersamaan dan nilai seni sebagai faktor peningkat kreatifitas masyarakat dalam menyambut hari raya nyepi di Desa Munggu.

  • Manfaat Praktis

Manfaat praktis dari penelitian ini adalah sebagai salah satu bentuk yang memberikan informasi mengenai maksud kebersamaan dan seni serta makna yang terkandung di dalam nilai kebersamaan dan nilai seni. Selain itu karya tulis ini juga bermanfaat sebagai salah satu solusi yang memberikan informasi mengenai cara masyarakat memaknai nilai kebersamaan dan nilai seni dalam menyambut hari raya Nyepi di Desa Munggu serta fungsi dari nilai nilai kebersamaan dan nilai seni sebagai faktor peningkat kreatifitas masyarakat dalam menyambut hari raya Nyepi

 

BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Kebersamaan dan Seni

Kebersamaan adalah rasa bersatu, bergotong – royong antarsesama, untuk mempersatukan perbedaan yang ada pada generasi muda Indonesia (Ni Nengah Suarni, 2015).

Kebersamaa adalah rasa kekeluargaan dan hubungan yang terjalin dalam sebuah organisasi tidak hanya menjadi sekedar kerja sama dan hubungan profesional semata (Reni Puspita, 2013).

Kebersamaan adalah melaksanakan suatu kegiatan atau aktivitas secara bersama lebih dari satu orang (Vivi Wede,2012)

Jadi dari pengertian mengenai kebersamaan di atas dapat disimpulkan, kebersamaan adalah sesuatu kegiatan atau aktivitas yang dilakukan seseorang secara bersama – sama untuk menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dan hasil yang maksimal.

Seni adalah kegiatan rohani atau aktivitas batin yang di refleksikan dalam bentuk karya yang dapat membangkitkan perasaan orang lain yang melihat atau mendengarkannya (Eric Ariyanto, 2012).

Seni adalah proses dan produk dari memilih medium, dan suatu set peraturan untuk penggunaan medium itu, dan suatu set nilai-nilai yang menentukan apa yang pantas dikirimkan dengan ekspresi lewat medium itu, untuk menyampaikan baik kepercayaan, gagasan, sensasi, atau perasaan dengan cara seefektif mungkin untuk medium itu (Ira Adriati, M.Sn, 2010).

Seni bisa dilihat dalam intisari ekspresi dari kreatifitas manusia. Seni sangat sulit untuk dijelaskan dan juga sulit dinilai, bahwa masing-masing individu artis memilih sendiri peraturan dan parameter yang menuntunnya atau kerjanya (Irma Damayanti, M.Sn, 2010).

Jadi dari pengertian mengenai seni diatas dapat disimpulkan, seni adalah suatu aktivitas yang memiliki estetika dan mampu membangkitkan imajinasi seseorang, dimana hal tersebut dapat dicurahkan/disampaikan melalui gerak – gerik tubuh, ekspresi, perkataan, tingkah laku dan lain – lain.

2.2 Makna Nilai Kebersamaan dan Nilai Seni

Pada dasarnya nilai kebersamaan dan nilai seni tidak dapat dipisahkan, dimana kedua nilai tersebut memiliki hubungan yang sangat erat. Nilai kebersamaan memilki pengertian bahwa suatu nilai yang ada dalam diri manusia, dimana manusia itu sendiri tidak bisa lepas dengan yang namanya rasa bersatu, sikap saling gotong royong, dan sikap saling peduli. Sedangkan nilai seni memiliki pengertian bahwa suatu nilai yang mampu meningkatkan kreatifitas seseorang, baik itu pengerjaan yang dilakukan sendiri dan bersama – sama.

Dengan mengetahui pengertian masing – masing dari nilai tersebut, dapat kita ketahui bahwa kedua  nilai tersebut memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk mempersatukan seseorang yang mempunyai kepribadian berbeda – beda dalam suatu kelompok/organisasi dengan lebih mengutamakan kreatifitas yang dimiliki anggotanya untuk mencapai tujuan/hasil yang diinginkan. Selain mempunyai tujuan, jika kita telaah lebih lanjut mengenai makna nilai kebersamaan dan nilai seni, maka yang kita temukan sebuah analogi dimana nilai kebersamaan tidak akan memiliki makna yang mendalam jika tidak diimbangi dengan adanya nilai seni. Misalnya seperti sebuah gong, apabila yang memainkannya hanya satu orang saja, maka tidaklah memiliki suatu nilai keindahan, tetapi bila yang memainkannya lebih dari satu orang, maka gong tersebut memilki nilai keindahan bagi yang mendengarnya. Dengan demikian sangatlah penting kita mengetahui makna dari nilai kebersamaan dan nilai seni. Sebenarnya makna yang terkandung dari nilai kebersamaan dan dari nilai seni adalah untuk menyatukan bakat, ide, kreasi dalam suatu karya seni, contohnya itu seni tabuh tanpa kebersamaan dan kekompakan tidak akan bisa serasi.

2.3 Cara Masyarakat Memaknai Nilai Kebersamaan dan Nilai Seni dalam Menyambut Hari Raya Nyepi Di Desa Munggu

Masyarakat Desa Munggu dapat memaknai nilai kebersamaan dan nilai seni dengan cara.

No. Kegiatan/Upacara Nilai Kebersamaan Nilai Seni
1. Upacara melasti sampai dengan upacara nyejer di pura Dalam upacara ini nilai kebersamaan yang dapat kita lihat adalah saat menyungsung Ida Bhatara/Pratima – pratima untuk menyucikanNya di pantai. Setelah itu sekembalinya dari pantai seluruh masyarakat dapat menghaturkan persembahan kehadapan Ida Bhatara secara bersama – sama, guna memohon perlindungan dan ketentraman lahir batin. Nilai seni yang dapat diambil dalam pelaksanaan upacara melasti sampai dengan upacara nyejer di pura adalah galeman baleganjur yang mengiri pada saat prosesi perjalanan menuju pantai. Selain itu saat setibanya di pantai dan setibanya di pura (Bale Agung) kita dapat mendengarkan kelompok/seka santi yang menyanyikan nyanyian – nyanyian suci dan suara genta dari pendeta/pemangku yang terdengar dengan sangat indah.
2. Upacara tawur kesanga Pada saat upacara tawur kesanga (sehari sebelum hari raya Nyepi) baik itu di masing – masing tingkatan yang dilakukan oleh seluruh masyarakat, dimana mereka memohon perlindungan agar dalam pelaksanaan hari raya Nyepi selalu di lindungi dan di jauhkan dari segala marabahaya. Dalam membacakan bait – bait mantra yang tujuannya untuk mengagungkan Beliau, disanalah terdapat kesan seni/indah yang ada. Ini dikarenakan bait – bait mantra yang diucapakan dengan irama dan nada yang indah bila kita mendengarnya.
3. Saat berlatih karawitan (tabuh) dan tari untuk mempersiapkan pawai ogoh – ogoh Dalam melakukan latihan karawitan (tabuh) dan tari banyak masyarakat terutama para pemuda dan pemudi antusias untuk mengikuti latihan yang dilakukan, hal ini dikarenakan untuk mendapatkan hasil yang maksimal diperlukan kekompakan dan keselarasan dari berbagai pihak yang terlibat dalam  acara mempersiapkan pawai ogoh – ogoh.   Pelakasanaan latihan yang dilakukan untuk mempersiapkan pawai ogoh – ogoh memperlihatkan nilai seni yang terdapat di dalamnya. Ini terlihat dari seni karawitan (tabuh) dan tari yang dilangsungkan dalam latihan tersebut, dimana karawitan (tabuh) dan tari menunjukan seni yang memilki estetika (keindahan).
4. Upacara pengrupukan Pada malam sehari sebelum hari raya Nyepi, dimana pada hari pengrupukan ini kita sering melakukan ritual mebiakala untuk mengusir Bhuta Kala agar tidak mengganggu pada saat berlangsungnya hari raya Nyepi, kebersamaan yang dapat kita lihat adalah pada saat mengobor – obori rumah, dan memukul kentungan disinilah kebersamaan yang kita dapatkan, karena kita melakukannya bersama – sama anggota keluarga. Selain itu pada malam pengrupukan juga biasanya masyarakat Bali khususnya masyarakat Desa Munggu mengarak ogoh – ogoh mengelilingi Desa secara bersama – sama, pada saat ini kita rasakan bahwa tidak ada batasan umur yang boleh mengikuti pelaksanaan ini, baik itu yang tua, muda, hingga anak – anak semuanya antusias untuk ikut dalam pawai ogoh – ogoh tersebut. Nilai seni yang terlihat pada upacara ini sangat banyak, dimulai dari ritual mebiakala dengan membunyikan kentungan secara bersama – sama dengan nada yang divariasikan. Kemudian pada acara pawai ogoh – ogoh banyak skill yang digunakan, diantaranya seni tari, seni karawitan (seni tabuh) dan seni suaranya. Semua skill tersebut ditampilkan dalam satu pertunjukan yang dapat menghibur seluruh aspek masyarakat yang menonton.

Berdasarkan data tabel diatas, penulis dapat menyimpulkan bahwa cara masyarakat Desa Munggu memaknai nilai kebersamaan dan nilai seni dapat melalui rangkaian upacara yanga ada dalam menyambut hari raya Nyepi. Upacara tersebut seperti, upacara melasti, upacara pecaruan tawur kesanga, dan upacara pengrupukan. Hal ini dikarenakan dalam rangkaian hari raya Nyepi banyak nilai – nilai yang terdapat di dalamnya, meliputi nilai dari aspek agama, sosial, dan moral masyarakat. Dengan demikian penulis yakin bahwa nilai kebersamaan dan nilai seni mendominasi pada prosesi penyambutan hari raya Nyepi.

2.4 Fungsi Nilai Kebersamaan dan Nilai Seni Sebagai Faktor Peningkat Kreatifitas Masyarakat dalam Menyambut Hari Raya Nyepi Di Desa Munggu

Adapun fungsi dari nilai kebersamaan dan nilai seni sebagai faktor peningkat kreatifitas masyarakat Desa Munggu dalam menyambut hari raya Nyepi adalah sebagai berikut.

  1. Dalam nilai kebersamaaan ini, semakin banyak orang yang ikut di dalamnya, maka semakin banyak pula ide yang didapatkan. Hal ini dikarenakan banyaknya orang yang mengeluarkan pendapat dan ide mereka.
  2. Dengan adanya nilai kebersamaan kita dapat menghasilkan karya yang lebih cepat dan hasil yang maksimal. Ini merupakan fakta yang sudah tidak dapat dipatahkan, sebabkan semua skill yang dimiliki masing – masing orang digunakan secara bersama – sama.
  3. Dengan nilai seni dapat menciptakan suatu karya yang dapat menghibur orang lain. Ini disebabkan seni memiliki sifat yang membuat orang tertarik untuk menontonnya.
  4. Dengan adanya nilai kebersamaan dan nilai seni kita dapat bertukar pikiran untuk memecahkan masalah khususnya dibidang seni (ukiran, patung, dan nyanyian)
  5. Dengan nilai kebersamaan dan nilai seni dapat menciptakan sesuatu yang mempunyai estetika (keindahan) dan kreaktifitas yang tinggi. Ini dikarenakan pada prakteknya kedua nilai tersebut mampu menyebabkan meningkatnya kreatifitas seseorang.

Berdasarkan fungsi diatas, penulis dapat simpulkan bahwa fungsi dari nilai kebersamaan dan nilai seni sebagai faktor peningkat kreatifitas masyarakat Desa Munggu adalah dengan mewujudkan kedua nilai tersebut melalui bertukar pikiran, banyaknya ide – ide yang disampaikan masyarakat Desa Munggu untuk memecahkan suatu permasalahan, dipadukannya skill yang dimiliki masyarakat Desa Munggu untuk menghasilkan suatu karya, dan dapat menghibur masyarakat yang dapat meningkatkan kebersamaan antar masyarakat.

 

 

BAB III

PENUTUP

3.1 Simpulan

Berdasarkan pembahasan di atas, penulis menarik beberapa kesimpulan antara lain sebagai berikut.

  • Yang diuraikan mengenai maksud kebersamaan dan seni, kebersamaan adalah sesuatu kegiatan atau aktivitas yang dilakukan seseorang secara bersama – sama untuk menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dan hasil yang maksimal. Seni adalah suatu aktivitas yang memiliki estetika dan mampu membangkitkan imajinasi seseorang, dimana hal tersebut dapat dicurahkan/disampaikan melalui gerak – gerik tubuh, ekspresi, perkataan, tingkah laku dan lain – lain.
  • Dengan mengetahui makna masing – masing dari nilai tersebut, dapat kita ketahui bahwa kedua nilai tersebut memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk mempersatukan seseorang yang mempunyai kepribadian berbeda – beda dalam suatu kelompok/organisasi dengan lebih mengutamakan kreatifitas yang dimiliki anggotanya untuk mencapai tujuan/hasil yang diinginkan. Dengan demikian sangatlah penting kita mengetahui makna dari nilai kebersamaan dan nilai seni. Sebenarnya makna yang terkandung dari nilai kebersamaan dan dari nilai seni adalah untuk menyatukan bakat, ide, kreasi dalam suatu karya seni, contohnya itu seni tabuh tanpa kebersamaan dan kekompakan tidak akan bisa serasi.
  • Cara masyarakat Desa Munggu memaknai nilai kebersamaan dan nilai seni dapat melalui rangkaian upacara yanga ada dalam menyambut hari raya Nyepi. Upacara tersebut seperti, upacara melasti, upacara pecaruan tawur kesanga, dan upacara pengrupukan. Hal ini dikarenakan dalam rangkaian hari raya Nyepi banyak nilai – nilai yang terdapat di dalamnya, meliputi nilai dari aspek agama, sosial, dan moral masyarakat. Dengan demikian penulis yakin bahwa nilai kebersamaan dan nilai seni mendominasi pada prosesi penyambutan hari raya Nyepi.
  • Fungsi dari nilai kebersamaan dan nilai seni sebagai faktor peningkat kreatifitas masyarakat Desa Munggu adalah dengan mewujudkan kedua nilai tersebut melalui bertukar pikiran, banyaknya ide – ide yang disampaikan masyarakat Desa Munggu untuk memecahkan suatu permasalahan, dipadukannya skill yang dimiliki masyarakat Desa Munggu untuk menghasilkan suatu karya, dan dapat menghibur masyarakat yang dapat meningkatkan kebersamaan antar masyarakat
  • Saran

Beberapa saran yang dapat diberikan penulis bagi semua pihak, antara lain sebagai berikut.

  • Cara memaknai nilai kebersamaan dan nilai seni di Desa Munggu dalam menyambut hari raya Nyepi dapat dilakukan melalui rangkaian hari raya Nyepi. Untuk itu disarankan kepada Kepala Desa Munggu, agar lebih dapat meningkatkan nilai kebersamaan dan nilai seni tersebut walaupun dirasa sudah dilaksanakan secara maksimal.
  • Penulis menyarankan kepada masyarakat untuk ikut berperan aktif bersama Kepala Desa Munggu dalam mewujudkan nilai kebersamaan dan nilai seni sebagai faktor peningkat kreatifitas masyarakat Desa Munggu.

 

DAFTAR PUSTAKA

Http://stitidharma.org/nyepi-urutan-upacara-dan-filosofinya/ Diakses pada tanggal  14 Pebruari 2015 (18.00 wita)

Https://alfredoeblog.wordpress.com/2013/03/12/sejarah-makna-dan-rangkaian-pelaksanaan-dari-hari-raya-nyepi/ Diakses pada tanggal  14 Pebruari 2015 (18.15 wita)

Https://bmctours.wordpress.com/contact-us/makna-hari-raya-nyepi/ Diakses pada tanggal  14 Pebruari 2015 (19.00 wita)

Http://www.hindu-dharma.org/2013/03/makna-dan-pelaksanaan-hari-raya-nyepi/ Diakses pada tanggal  14 Pebruari 2015 (20.00 wita)

Http://www.babadbali.com/canangsari/hkt-hari-nyepi-pelaks.htm Diakses pada tanggal  14 Pebruari 2015 (22.00 wita)

Http://www.kaskus.co.id/thread/5337389c41cb1715578b47df/sejarah-makna-serta-pelaksanaan-hari-raya-nyepi-tahun-baru-saka Diakses pada tanggal  14 Pebruari 2015 (22.10 wita)

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s